-->

Menyusui Pada 7 Hari Pertama Kelahiran

Kegiatan menyusui akan terbangun secara naluriah, tetapi mungkin bagi sebagian ibu hal tersebut sulit pada awal menyusui. Selama 7 hari pertama menyusui bayi akan terdapat beberapa proses yang umumnya dilalui. Berikut ini panduan menyusui pada 7 hari pertama:



#1 Menyusui pada hari 1 hingga 3

Untuk hari pertama ibu menyusui bayi baru lahir, bayi akan sering menyusu dan sama sekali tidak terjadwal. Jika berada di rumah sakit, bawalah bayi dekat dengan Bunda dan dekatkan dia dengan Bunda.

Lakukan sesi skin to skin. Dengan begitu bayi akan mencari dan mengetahui di mana letak payudara yang menjadi sumber makanannya. Tanda bayi menyusu, yakni menganggukan kepala sambil mencari puting, mengisap kepalantangan, dan mengecap mulut kecilnya.

Selama tiga hari pertama tersebut, payudara Bunda akan menghasilkan sejenis susu yang sangat kaya gizi yang disebut sebagai kolostrum. Jumlahnya sedikit, tetapi kaya akan vitamin, protein, antibodi dan agen antivirus. Ini menjadi inokulasi pertama bagi bayi, dan bertindak sebagai laksatif untuk membantu bayi membersihkan kotoran pertama kali (meconium).

Perlu diketahui, bahwa bayi juga akan mengalami penurunan berat badan sekitar 5-7 persen dalam tiga hari pertama kehidupan. Ini terjadi karena bayi mengeluarkan kotoran dan cairan saat dia berada di rahim.

Jika ini terjadi, Bunda tidak perlu memaksa bayi untuk menyusu lebih banyak agar berat badannya naik kembali. Faktanya, perut bayi yang baru lahir memiliki ukuran yang masih sangat kecil dan terbatas. Jika memaksanya memberi banyak susu melebihi kapasitas ususnya akan membuat bayi muntah. Kolostrum yang diproduksi oleh tubuh Bunda sendiri jumlahnya sedikit, namun cukup untuk perut bayi.

Jika bayi mengalami kesulitan untuk melakukan pelekatan kepayudara Bunda, segera minta solusi dari konsultan laktasi. Di sisi lain, tetap pertahankan skin to skin dengan baik, pompa kolostrum dengan tangan Bunda dan beri bayi kolostrum dengan sendok kecil atau pipet.


#2 Menyusui pada hari ke 3 sampai 5

Pada hari ketiga hingga kelima setelah kelahiran, ASI Bunda akan mulai keluar lebih banyak serta berlimpah. Kejadian ini sering kali terjadi secara tiba-tiba, namun tidak jarang terjadi dengan cara bertahap, Bunda.

Untuk mengatasi masalah 'ketumpahan', Bunda perlu memastikan bayi mengisap payudara lebih dalam. Selaini tu, lebih sering menyusuinya untuk mengosongkan payudara.


Jika payudara begitu penuh sehingga puting menjadi rata, maka bayi mungkin akan mengalami kesulitan untumengisap. Bunda, gunakan tangan untuk mengeluarkannya atau mencoba pijatan dengan teknik yang disebut sebagai Reverse Pressure Softening.

Itu adalah bentuk dari upaya untuk membuat puting menjadi lebih lentur dan memudahkan bayi mengisapnya. Sementara untuk memperbesar aliran ASI yang keluar, Bunda bisa melakukan pijatan secara lembut.

Segera setelah bayi menyusu ASI, kotoran bayi akan berubah warna kecokelatan, lalu warna kuning setelahnya. Bayi juga akan makin sering buang air kecil.


#3 Menyusui pada hari ke 5 sampai 7

Bunda mungkin akan mulai menemukan alur dan kebiasaan-kebiasaan saat menyusui karena bayi akan menyusui dengan sangat sering sekitar 10 kali dalam 24 jam. Beberapa waktu mungkin akan ada jeda yang sedikit lebih panjang. Namun sebagian besar bayi akan menyusu setiap sekitar dua jam.


Ketika menyusui pastikan bunda dan bayi merasa nyaman. Bunda dapat mencari posisimenyusui yang aman dan pastikan popok bayi juga nyaman. Bunda dapat menggunakan popok bayi Merries yang akan membuatnya nyaman karena memiliki lapisan yang lembut dan bersirkulasi. Buat momen menyusui menyenangkan bagi bunda dan bayi dengan popok Merries.


0 Response to "Menyusui Pada 7 Hari Pertama Kelahiran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel