-->

Kronologi Istilah Viral 'Anjay’, Begini Ceritanya




Akhir-akhir ini publik digemparkan dengan dilarangnya menggunakan kata ‘Anjay’ oleh KPAI. Bagaimana kronologi istilah viral 'Anjay' hingga ia masuk dalam bahasan KPAI? 

Seperti yang diketahui, dalam pers rilisnya, KPAI menyimpulkan bahwa kata ‘Anjay’ dapat menjadi salah satu bentuk bullying dan kekerasan verbal. 

Selain itu, menggunakan kata ‘anjay’ untuk merendahkan martabat atau merundung seseorang dapat dikenakan hukum pidana.

Hal tersebut lantas menjadi sorotan, khususnya oleh warga Twitter. Mereka heran dan bertanya-tanya mengapa KPAI terlalu fokus pada hal yang  dianggap ‘sepele’. 

Banyak juga yang berpendapat, KPAI justru membahas hal yang tidak penting. Padahal di luar itu, masih banyak masalah yang selayaknya patut untuk ditangani. 

Tak lama setelah pers rilis diunggah, kata ‘Anjay’ menjadi trending topic di Twitter. Banyak netizen yang akhirnya mencuit dengan kata tersebut sebagai bentuk sindiran atas larangan penggunaan kata ‘Anjay’. 


Lalu dari mana asal muasal dari dilarangnya pengucapan kata ‘Anjay’? 


Usut punya usut, ternyata masalah ini disinggung pertama kali oleh salah satu Youtuber yaitu Lutfi Agizal. Dalam channelnya, ia membahas  membahas dampak negatif kata ‘Anjay’. 

Ia membahas bersama dengan pakar Bahasa Dr. Tommy Yuniawan M. Hum membahas dampak negatif kata ‘Anjay’.

Kemudian, pandangannya terhadap kata ‘Anjay’ direspon oleh Komnas PA yang akhirnya merilis pernyataan pelarangan kata tersebut.

Lantas apa sih arti kata ‘anjay’ sebenarnya? Mengapa kata ini dinilai negatif oleh Komnas PA?

‘Anjay’ tergolong sebagai kata ungkapan. Kata ini merupakan salah satu bentuk kata dalam bahasa gaul atau bahasa prokem. 

Bahasa prokem  adalah bahasa rahasia yang umumnya dipakai oleh para remaja milenial. Dulunya bahasa prokem ini digunakan di kalangan preman. 

Mereka memakainya untuk berkomunikasi secara tertutup agar orang diluar golongan mereka tidak mengetahui isi pembicaraan mereka.

Istilah ‘Anjay’ berasal dari nama salah satu hewan yaitu anjing. Kata ‘Anjing’ sendiri sering dikonotasikan negatif dan dinilai kasar oleh masyarakat Indonesia. 

Banyak orang yang kerap mengumpat dengan menggunakan kata ‘Anjing’ atau menghina orang lain dengan kata ini.

Karena kata ‘Anjing’ terkesan kasar, orang-orang membuat kata lainnya yang terdengar lebih halus. Maka dari itu mereka memelesetkannya menjadi ‘Anjay’.

Tidak selamanya ‘Anjay’ bermakna negatif. Banyak orang khususnya anak muda menggunakan kata ini untuk mengungkapkan pujian atau kekaguman terhadap sesuatu. 

Seperti contoh, saat mereka melihat hal yang keren mereka akan berkata “Anjay keren banget”.

Selain itu, kata ‘Anjay’ adalah kata multi-situasi. Kata ini dapat memiliki makna yang berbeda-beda tergantung dengan kondisi pembicaraan.

Banyak influencer, youtuber, selebgram dan public figure yang kerap menggunakan kata ‘Anjay’ dalam kontennya. 

Akhirnya banyak orang khususnya anak-anak yang akhirnya meniru memakai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Karena keresahan masyarakat khususnya para orang tua juga, maka Komnas PA mengeluarkan himbauan untuk berhenti menggunakan kata ‘Anjay’.


Klarifikasi Larangan Kata Anjay


Tak lama setelah mengunggah pers rilis, Komnas PA mengunggah video klarifikasi. Video yang berupaya untuk meredam apa yang telah terlanjur viral ini dibuat dan diunggah oleh Arist Merdeka Sirait. 

Ketua KPAI tersebut menjelaskan lebih lanjut mengenai himbauan penggunaan kata ‘Anjay’. Larangan penggunaan kata tersebut tergantung pada konteks tertentu.

Ia tidak mempermasalahkan kata ‘Anjay’ yang digunakan sebagai pujian. Asalkan kata ini tidak menimbulkan sakit hati atau merugikan orang lain dan golongan tertentu. 

Sebaliknya, ia memfokuskan pada penggunaan kata ‘Anjay’ yang bermakna negatif. Jika kata ‘Anjay’ memiliki maksud merendahkan martabat, melecehkan, membuat orang risau, maka istilah tersebut mengandung kekerasan. 

Baik digunakan dengan cara atau bentuk candaan hal tersebut tetap termasuk kekerasan dan tidak dapat ditolerir. Pelakunya akan mendapatkan pidana nantinya.

Itulah tadi kronologi istilah viral 'Anjay’ yang belakangan ini marak di media sosial. Kamu termasuk tim pro atau tim kontra nih, kasih tahu di kolom komentar ya. 

0 Response to "Kronologi Istilah Viral 'Anjay’, Begini Ceritanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel