Iklan

Orang Pertama Penghancur patung Saddam Husein Ini Justru menyesal Karena Kondisi Irak Sekarang

Kadhim Sharif al-Jabouri adalah orang pertama yang mengayunkan palu godam untuk menghancurkan patung Saddam Hussein yang berdiri megah di jantung kota Baghdad. Dia menjadi bagian dari sejarah runtuhnya kepemimpinan Saddam. Sebagai orang pertama, wajah Khadim terdokumentasi sebagai jejak digital yang sulit dihapus. Senangkah Khadim?

Orang Pertama Penghancur Patung Saddam Di Baghdad Menyesal. Ternyata Ini Sebabnya!
Referensi pihak ketiga
Ternyata tidak. Sejatinya profesi Khadim adalah seorang mekanik kendaraan bermotor. Dia menumpuk dendam kesumat pada Saddam dan keluarganya, karena sejumlah sanak-familinya terbunuh di tangan rezim tersebut. Jatuhnya Saddam Hussein dari kursi Presiden yang sudah ditempatinya selama 24 tahun, diharapkannya bisa mengubah kehidupan di Irak menjadi jauh lebih baik.

Referensi pihak ketiga
Apa lacur? Alih-laih membaik, kehidupan di Irak sekarang justru semakin memburuk. Saat ditanya wartawan, dia mengaku menyesal menjadi bagian dari sejarah runtuhnya patung Saddam. Setiap kali melintas di dekat lokasi patung itu, aku merasa sakit dan malu, ujarnya. 'Kenapa kau hancurkan patung itu?' tanyanya dalam hati. Terbersit niatnya untuk membangun kembali patung itu, tetapi diurungkannya karena takut dituduh membangkitkan rezim lama yang membuatnya diincar untuk dibunuh!

Referensi pihak ketiga
Awalnya dia menaruh harapan dengan datangnya tentara Amerika dan sekutunya. Tapi akhirnya tamu-tamu itu kerap berlaku seperti tuan rumah. Mereka kerap berkelahi dan membuat keributan, termasuk penjarahan. Pemerintahan sekarang pun tak ubahnya saat Saddam berkuasa, ungkapnya. Satu Saddam telah pergi, tapi 1.000 orang seperti Saddam sudah berkuasa kembali, katanya. Itulah yang membuatnya pergi dari Irak dan tinggal di Lebanon.

0 Response to "Orang Pertama Penghancur patung Saddam Husein Ini Justru menyesal Karena Kondisi Irak Sekarang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel