Iklan

Situs Jurdil 2019 yang Memenangkan Paslon 02 Resmi Diblokir Kominfo


Salahi Aturan, Situs 'Jurdil 2019' Yang Beri Nilai Kemenangan 02 Resmi Diblokir Kominfo
Referensi pihak ketiga
Akibat terjadinya insiden yang tidak disengaja maupun adanya indikasi kesengajaan, berakibat menciptakan gesekan di masyarakat dengan banyaknya oponi yang beredar di media.

Salah satu yang menonjol adanya peran serta lembaga survei yang menampilkan perolehan suara hasil perhitungan cepat terhadap publik seperti yang dilakukan situs 'jurdil 2019'.

Diketahui situs ini menampilkan perolehan suara dari kedua pasangan calon dan memberi nilai lebih unggul terhadap Pasangan calon nomor urut 02. Hal itu dilakukan sebelum adanya perhitungan resmi KPU dan perhitungan di TPS masih berlangsung.

Atas tindakan tersebut, Pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ferdinandus Setu atau yang akrab disapa Nado, memberi keterangan mengenai diblokirnya situs jurdil2019.org.

Pernyataan ini menyusul tindakan Bawaslu yang mencabut akreditasi jurdil2019.org sebagai lembaga pengawas Pemilu 2019.

Ia menambahkan bahwa situs pengembangan dari PT Prawedanet Aliansi Teknologi tersebut telah menyalahgunakan sertifikasi dari Bawaslu.

"Jurdil2019 bukan lembaga survei yang bisa melakukan dan publikasi quick count. Jurdil2019 hanya terdaftar sebagai pemantau pemilu. Mereka menyalahgunakan sertifikasi Bawaslu, karenanya Bawaslu meminta Kominfo blokir web-nya," kata Nando, seperti dilansir viva.co.id (22/4/2019).

Pemblokiran tersebut tidak terkait perbedaan nilai antara situs jurdil 2019 yang memberikan nilai lebih tinggi terhadap pasangan 02. Sementara hasil KPU lebih unggul pasangan 01.

Namun hal itu terkait dari fungsi situs jurdil 2019 itu sendiri.

0 Response to "Situs Jurdil 2019 yang Memenangkan Paslon 02 Resmi Diblokir Kominfo"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel