Iklan

Kampanye Akbar Jokowi di Solo Sepi Pengunjung, Pertanda Apa?

Kampanye akbar Capres petahana di Stadion Sriwedari Solo hari ini, Selasa, 9 April 2019 ternyata tak semegah yang diberitakan media-media pro petahana. Dari hasil foto udara yang beredar di lini masa twitter, nampak hanya 1/3 lapangan yang terisi.

Referensi pihak ketiga
Jokowi yang menuju lokasi kampanye menaiki kereta kencana nampak melemparkan bingkisan kepada warga yang menantinya di sepanjang jalan Slamet Riyadi.
Turut hadir dalam kampanye itu, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri, politisi PDIP Puan Maharani, Ketua TKN Erick Tohir, Yenny Wahid, Ketum PKPI, Diaz Hendropriyono, Ganjar Pranowo dan sejumlah tokoh lainnya.

Referensi pihak ketiga
Dalam orasinya,Calon petahana ini memasang target tinggi untuk Pilpres 2019 pada 17 April 2019 di Jawa Tengah dan Solo.
Seperti diketahui, bahwa pada Pilpres 2014 yang lalu di Jawa Tengah saat berpasangan dengan Jusuf Kalla saat itu meraup suara 66 persen,sedang di wilayah Solo pasangan Jokowi-JK mendapat suara mutlak mencapai 85 persen.

Referensi pihak ketiga
"Tapi melihat antusias militansi sore ini, saya tidak mau 66 persen, nggak mau. Minimal 70 persen setuju. Minimal lho ya. Nanti kalau dapatnya 75 persen boleh, 80 boleh, 85 boleh, 90 boleh, angkat jari," kata Jokowo di hadapan ribuan pendukungnya, melansir Viva.co.id (09/04).

Referensi pihak ketiga
"Saya kalau jarinya kompak jangan-jangan dapatnya gede banget nanti," lanjutnya disambut meriah.

Referensi pihak ketiga
"Di atas 90 tunjuk jari. Nggak ragu kalau saya seperti ini. Insya Allah apa yang kita sepakati sore ini akan terjadi, benar. Tapi harus kerja keras. Waktunya tinggal 8 hari," ujarnya.

0 Response to "Kampanye Akbar Jokowi di Solo Sepi Pengunjung, Pertanda Apa?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel