Iklan

Amerika Tangkap Saddam Husein Palsu? Ini Faktanya

Pada awalnya, pasukan khusus Amerika Serikat yang menangkap mantan Presiden Irak terguling, Saddam Hussein, merasa curiga terhadap orang yang ditangkapnya. Memang sejak lama beredar kabar, bahwa Saddam memiliki beberapa kembaran, yang kerap tampil di muka umum sebagai Saddam Hussein.

Referensi pihak ketiga
Saddam Hussein memang dikenal sebagai pemimpin yang tidak terlalu suka tampil di muka umum. Dia nyaris tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dalam 24 tahun masa kepemimpinannya. Kuat dugaan, dia merasa trauma karena begitu seringnya kekuasaan beralih di Irak melalui perebutan kekuasaan.

Referensi pihak ketiga
Setelah hampir 9 bulan tak diketahui rimbanya, jejak Saddam akhirnya mulai tersingkap. Seorang yang dikenal dekat dengan Saddam membuka rahasia keberadaan Saddam di desa Dwar, Tikrit. Sehari-hari, Saddam bersembunyi di dalam sebuah lubang rahasia, yang dibuat oleh seorang petani yang tergerak membantunya, Alaa Namiq.

Referensi pihak ketiga
Untuk memastikan identitas orang yang ditangkapnya, pemerintah Amerika Serikat menggunakan berbagai cara. Pertama, adalah mengenali tanda-tanda fisik di tubuh Saddam Hussein, termasuk sidik jarinya. Tak cukup sampai di situ, para pemeriksa juga memertemukan Saddam dengan orang terdekatnya yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan Deputi Perdana Menteri, Tareq Aziz. Dua cara di atas, sudah cukup valid membuktikan bahwa orang yang ditangkap adalah Saddam Hussein yang asli.

Referensi pihak ketiga
Cara yang paling meyakinkan adalah mencocokkkan DNA pemimpin terguling Irak itu dengan sampel yang diambil dari dua anak dan satu cucu Saddam yang tewas 3 bulan sebelumnya di Moshul. Tak terbantahkan, DNA Saddam cocok dengan 3 sampel dari Uday, Qusay dan Mushtafa.

0 Response to "Amerika Tangkap Saddam Husein Palsu? Ini Faktanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel