Iklan

PM Mahathir Bantah Pemerintah RI Lakukan Lobi untuk Bebaskan Siti Aisyah


Hanyatauaja.com - Keberhasilan pemerintah sangat penting untuk mendongkrak popularitas dan elektabiitas. Namun Presiden Jokowi dan aparaturnya kerap lupa, bahwa pembangunan itu berkesinambungan dari pemerintahan ke pemerintahan. Kalim juga kelewatan bila sampai ke negeri seberang suaranya.

Sebagaimana diberitakan merdeka.com (12/3) mulanya Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjelaskan kronologi pembebasan Siti Aisyah dari tuduhan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un. Siti Aisyah dibebaskan setelah jaksa mencabut gugatannya. Selama proses persidangan, Siti Aisyah mendekam di Penjara Malaysia selama lebih dari dua tahun.

Yasonna menuturkan, Presiden Joko Widodo memerintahkan Jaksa Agung HM Prasetyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan semua pejabat terkait untuk berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk mencari cara membebaskan Siti Aisyah, yang jadi tersangka pembunuhan saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam.

Menurut Yasonna pembebasan itu buah komunikasi baik dengan pemerintahan sebelumnya di bawah pimpinan PM Najib (Razak) maupun dengan Tun Mahathir (Mohamad) jadi ini adalah suatu proses panjang yang dilakukan dalam rangka membantu saudari Aisyah dan memastikan kehadiran negara sesuai dengan nawacita.

Kementerian Hukum dan HAM telah menyurati Jaksa Agung Malaysia soal permintaan pembebasan Siti Aisyah. Jaksa Agung Prasetyo juga meminta agar Siti Aisyah dibebaskan. Setelah diadakan perundingan, pendekatan yang baik pihak pemerintah minta kepada Jaksa Agung Malaysia untuk membebaskan Siti Aisyah

Pemerintah Indonesia menyampaikan tiga pertimbangan yang dijadikan dasar pembebasan Siti Aisyah kepada Jaksa Agung Malaysia. Pertama, Siti Aisyah meyakini yang dilakukannya semata-mata bertujuan untuk kepentingan acara reality show sehingga dia tidak pernah memiliki niat untuk membunuh Kim Jong-nam.

Benarkah apa yang dikatakan Yasonna? Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membantah ada lobi diplomatik dari pemerintah di Indonesia terkait pembebasan Siti Aisyah. Menurut dia, pembebasan wanita yang didakwa membunuh Kim Jong Nam itu, sesuai dengan aturan hukum dan putusan pengadilan.

Ia menyatakan tidak menerima informasi soal itu (lobi dari Indonesia). Menurutnya, keputusan tersebut murni dibuat di pengadilan. Dia dihadapkan ke pengadilan dan dinyatakan tidak bersalah. Semua proses menggunakan aturan hukum.


0 Response to "PM Mahathir Bantah Pemerintah RI Lakukan Lobi untuk Bebaskan Siti Aisyah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel