Iklan

Dianggap Tidak Netral, Begini Tanggapan Cerdas Najwa Shihab

Hanyatauaja.com - Debat Pilpres yang pertama telah usai,  debatpun berlangsung meriah dimana kedua kubu saling memojokan. Selanjutnya KPU bergegas menyiapkan debat pilpres yang kedua.

Nama Presenter politik nan cantik dan Pintar, Najwa Shihab digadang-gadang menjadi yang teratas dalam calon moderator debat capres dan cawapres 2019 kedua yang akan diselenggarakan oleh KPU.

Namun, Pihak dari paslon urut 2 Prabowo-Sandi, justru menolak figur yang membawakan acara Mata Najwa ini, dengan alasan yang bermacam-macam, seperti meragukan independensi Najwa karena terindikasi berada pada pihak lawan.


"Saran kami, lebih baik KPU menunjuk figur lain yang lebih netral agar jangan menjadi polemik nantinya. Masih banyak figur lain yang mampu menjadi moderator tapi berposisi netral. Itu harapan kami kepada KPU," ucap Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, seperti yang dikutip dari laman Detik.com (22/01/2019).

Namun, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com (23/01/2019) Najwa Shihab langsung membantah beberapa tudingan-tudingan yang dilontarkan kepadanya karena meragukan independensinya. Ia mencontohkan ketika momen dimana dirinya menjadi moderator debat dalam Pilgub DKI Tahun 2017, padahal sebelum itu banyak juga beberapa pihak yang mengatakan dirinya tidak netral.

"Kalau teman-teman semua masih ingat, saat Pilgub DKI, yang dikatakan juga bahwa saya tidak netral, kedua paslon di putaran kedua selalu datang kalau kami undang. Bahkan Anies-Ahok bersedia berdebat di Mata Najwa dengan format dialog yang interaktif dan dinamis, format yang berbeda dengan KPU," ujar Nana.

Melansir dari sumber yang sama, Najwa selalu mengedepankan objektivitas dan keprofesionalan dirinya sebagai pemandu dalam setiap acara. Buktinya juga dikatakan Nana, kedua paslon yang dimoderatori oleh dirinya, masih tetap bersedia diundang ke acara Cataran Najwa.

"Setelah itu pun, beberapa kali keduanya kerap hadir di Mata Najwa. Begitu pula dengan Pak Djarot ketika baru berhenti jadi Gubernur, bersedia diundang datang ke Catatan Najwa," kata Nana, seperti yang dikutip dari Tribunnews.com (23/01/2019).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel