Iklan

Prabowo Harus Rela Kehilangan Jutaan Suara


Hanyatauaja.com - Usai tolak undangan dari Ikatan Dai Aceh untuk mengikuti tes baca AL-QUR'AN, Prabowo-Sandi harus kembali siap hadapi gelombang masalah baru dan ancaman hilangnya jutaan suara dari Aceh yang terkenal mayoritas penduduknya muslim yang taat.

Sebagai daerah satu-satunya yang menerapkan syariat Islam, sudah sewajarnya jika seluruh penduduk Aceh berharap sosok pemimpin yang beriman dan berakhlak Sholeh sesuai tuntutan Islam, bukan hanya pemanis untuk dulang suara semata.

Tim Prabowo sudah menunjukan sikap menolak undangan dan nampaknya merekapun telah siap dengan segala konsekuensinya. Yaitu kehilangan suara penduduk Aceh sebanyak 3,4 juta.


Menurut kubu Prabowo, tes Al-Quran memanglah baik sebagai cara menguji iman calon pemimpin, namun bukan berarti hal itu bagus untuk menguji kualitas seorang pemimpin.

"Kemampuan membaca Alquran bukan syarat tapi sebagai advantage saja. Sehingga test baca tulis tidak perlu dilakukan," kata Juru Debat BPN Sodik Mujahid dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12) dikutip CNN Indonesia.

Salah satu berita angin yang terdengar pada pilpres taun lalu adalah terkait Prabowo yang tidak bisa baca Al-Quran dimana ada yang percaya dan ada pula yang menganggap nya hanya sekedar alat politik.

Harusnya kubu Prabowo menjadikan kesempatan tes baca Quran yang di adakan Ikatan Dai Aceh ini sebagai peluang untuk menunjukkan bahwa Prabowo bisa membaca Al-Quran.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel