Iklan

Belajar dari Gaya Hidup Mark Zuckerberg




Hanyatauaja.com - Facebook merupakan media sosial untuk semua kalangan usia, mulai dari muda-mudi sampai ibu-ibu sangat gemar menggunakan media sosial yang satu ini.

Banyak kegiatan yang dapat kita habiskan di Facebook, mulai dari update status berupa tulisan, gambar, berbagi link, sampai sekedar promosi bisnis.

Dari sekian banyak tujuan kita menggunakan Facebook menunjukan bahwa meskipun Facebook bukanlah media sosial terbaru, namun eksistensinya masih terbilang tinggi. Bahkan Facebook masih menjadi tiga media sosial terpopuler bersanding dengan Instagram dan Twitter.

Tentu tidak asing pula kita dengan nama Mark Zuckerberg si pendiri Facebook. Mungkin di awal berdirinya, Facebook hanyalah startup sosial media biasa, namun dengan pemasaran dan ide yang cemerlang dari Mark, Facebook mampu menjadi raksasa sosial media. Facebook bahkan telah berhasil membeli Instagram dan WhatsApp.

Dengan banyaknya aset yang dimilikinya, Mark Zuckerberg bahkan sempat dinobatkan sebagai billionaire termuda saat itu, berkat Facebook yang ia buat.

Namun, menjadi billionaire termuda nampaknya tidak merubah penampilan Mark Zuckerberg, pasalnya sekalipun ia telah sangat kaya, namun penampilannya jauh dari kata glamour.

Tentu hal ini bukan karena dia pelit, untuk apa pelit ketika memiliki uang triliunan bukan?

Bahkan dalam banyak sesi ia nampak hanya mengenakan satu kaos yang sama, meskipun hal ini dilakukan sebagai strategi "growth hacking" ala Facebook. Namun setidaknya Mark mau untuk melakukan hal tersebut.

Banyak reality show di Amerika yang secara sembunyi-sembunyi merekam keseharian Mark Zuckerberg dari mulai belanja ke mini market, berjalan-jalan bersama istri, dsb. Dari hasil investigasi tersebut, nampak bahwa tampilan sehari-hari Mark sangatlah simpel dan jauh dari kata mewah.

Hal ini tentu menunjukan bahwa tujuan utama Mark adalah menjadi kaya, bukan terlihat kaya.

Selain Mark, tentu kita mengenal sosok investor brilian, Warren Buffett yang membuat uang bekerja dengan baik padanya. Namun bagi Buffet, bekerja untuk uang bukanlah hal yang baik untuk kelanjutan usaha maupun investasi yang kita lakukan. Sama seperti Mark, Buffet sebagai orang terkaya ketiga juga tidak menunjukan bahwa ia kaya. Buffet hanya berpenampilan rapi ketika adanya acara resmi.

Tentu, kita harusnya meniru apa yang Mark Zuckerberg lakukan, karena sekalipun kaya, uang bagi mereka bukanlah inti dari kebahagiaan, dan terlihat kaya hanya akan membatasi gerak saja.

Thanks for reading guys, feel free to visit this site too TheDoxHut

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel