Breaking

Saturday, 4 August 2018

Dilarang Pacaran, Pembantu Bunuh Bayi Majikan di Ember WC

Dilarang Pacaran, Pembantu Bunuh Bayi Majikan di Ember WC Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Pramusiwi di Serang, Banteng, berinisial SN digelandang aparat kepolisian lantaran tega melakukan aksi pembunuhan bayi asuhnya yang baru berusia tiga tahun.

SN tega membunuh balita dengan inisial RA itu lantaran kesal kepada orang tua bayi yang merupakan majikannya. Pasalnya, SN dilarang oleh majikannya itu berpacaran alias mempunyai kekasih.

Indra Gunawan selaku Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar mengucapkan, SN membunuh RA pada hari Selasa 31/7/2018 siang hari, saat itu kedua orang tua korban sedang tidak ada di rumah karena sedang bekerja.

"Saat itu, RA terus menangis kala diasuh SN. Karena kesal kepada RA dan juga kedua orangtua RA yang melarang dirinya pacaran, SN pun memukul RA untuk membuatnya diam. Tidak hanya itu saja, SN bahkan tega mencelupkan kepala RA ke dalam air yang ada di ember," ucap Indra Gunawan

Usai melakukan hal itu SN lari dengan membawa uang Rp. 100 Ribu. jasad Bayi tidak berdosa itu baru ditemukan oleh keluarga pada hari Selasa Sore pukul 18.00 WIB, saat pulang kerja.

Ilustrasi

"Saat dipukuli masih dalam kondisi hidup. Kemudian dimasukkan pada ember, posisi kepala ada di bawah. kemudian pelaku mengambil uang Rp. 100 Ribu, ucapnya untuk ongkos," jelasnya.

Polisi akhirnya pada hari Rabo dini hari Pukul 01.00 WIB, berhasil menangkap SN. SN awalnya berusaha melarikan diri saat mau ditangkap.

Berdasarkan dari hasil penelitian, ada luka lebam pada bagian kepala, dagu, tangan dan kaki bayi perempuan itu.

Pelaku Kini ditetapkan sebagai tersangka lantaran sudah melanggar Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014, mengenai perlindungan Anak, Juncto Pasal 339 Junto pasal 340 KUHP.

Jika memang terbukti SN bersalah maka SN akan terkena Hukuman Mati, Penjara Seumur Hidup atau Hukuman Penjara 20 tahun.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact