Breaking

Tuesday, 7 August 2018

Bikin Nangis, Kisah Kakek Penjual Ikan Koi

Bikin Nangis, Kisah Kakek Penjual Ikan Koi Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Di masa kini begitu banyak orang yang sehat secara fisik akan tetapi mereka melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sangat mudah seperti mengemis hanya untuk mendapatkan uang tanpa harus bersusah payah bekerja. Di luar sana begitu banyak orang yang kesusahan akan tetapi mereka tetap bekerja dengan halal meski penghasilan tidak seberapa.

Kakek penjual Ikan Koi inilah salah satunya. Meski sudah tidak muda lagi, kakek sebatang kara ini masih tetap semangat dalam mencari nafkah. Meski kadang penghasilannya hanya sedikit, akan tetapi baginya yang paling penting adalah uang halal untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kisah Kakek penjual Ikan Koi ini perlahan menjadi viral usai diunggah akun Instagram @vivipdharapan pada hari Jumat 3/8/2018. Banyak para netizen yang dibuat menangis dan bersedih dengan kisah perjuangan sang kakek dalam berjualan Ikan Koi.

Dalam Captionnya itu @vivipdharapan, menuliskan bahwa Kakek itu berjualan Ikan Koi di sekitar Simpang Tembok, Bukittinggi, Sumatera Barat.

BERJUALAN DARI PAGI HINGGA SORE

Setelah berbincang-bincang dengannya, Kakek itu menjelaskan jika ia memiliki rumah di daerah Payakumbuh, di Padang Mangateh. Dari pukul 08.00, beliau naik bus dari Bukittinggi dan berhenti pada Simpang Mandiangin. Ia suka berjalan dari pagi hingga pukul 04.00 sore hari.

Kakek Penjual Ikan Koi

Untuk harga Ikan Koi, Kakek menjualnya dengan harga Rp. 10.000 untuk 3 Ekor Ikan Kecil dan untuk Ukuran besar ia memberi harga Rp. 25.000,-

Kakek hanya tinggal dirumahnya berdua dengan cucunya yang masih duduk di kelas 5 SD, sedang istrinya baru saja meninggal 4 bulan yang lalu lantaran sakit. Beliau juga sudah memiliki dua orang anak akan tetapi tidak tinggal bersamanya.

Biasanya kakek ini berjualan pada hari Rabo dan Sabtu. Selain hari itu, beliau tidak bekerja lantaran memang kondisi fisiknya yang sudah tidak memungkinkan lagi.

Di usianya yang sudah tidak lagi muda, Kakek ini masih bersemangat dalam mencari rejeki dengan cara yang halal meski hasilnya tidak seberapa.

Jika Suatu saat nanti kalian bertemu dengan Kakek ini, sebaiknya cobalah untuk membeli ikan dagangannya meskipun kamu tidak membutuhkannya. Itu hanya sekedar untuk membantu sang kakek.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact