Breaking

Thursday, 26 July 2018

Waspadai (Terus) FLU BURUNG

Waspadai (Terus) FLU BURUNG Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Meski kini sudah tidak semarak dahulu, akan tetapi virus Flu Burung tetap harus menjadi hal yang patut diwaspadai.

Pernyataan resmi tentang kasus baru H5N1 itu telah dikeluarkan oleh DItjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI. Kasus tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes.

Sebelum mengalami perburukan kondisi, korban dilaporkan mengalami demam, batuk, dan sesak napas. Berdasarkan penyelidikan epidemiologi ke rumah sakit, rumah kasus, dan lingkungan sekitar oleh Tim terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat, di dapat kemungkinan faktor risiko, korban berkontak langsung dengan bangkai unggas (mentog), di sekitar tempat tinggalnya.

Kasus baru ini menambah daftar kasus H5N1 di Indonesia, yakni sejak tahun 2005 terdapat 192 kasus dengan 160 kematian.

MUTASI VIRUS

Foto @Source

Tentang kemungkinan mutasi virus flu burung pada unggas, Dirjan P2PL, Prof. DR. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), menyatakan bahwa mutasi itu sudah terjadi di berbagai negara.

Saat ini virus H5N1 telah bermutasi menjadi jenis (clade) baru, yakni 2.3.2. Mutasi ini selain di Indonesia juga terjadi di Vietnam, Kamboja, Nepal, India, Bhutan, Jepang, Korea, Hongkong, dan Bangladesh.

Penularan jenis baru H5N1 ini pada manusia pernah dilaporkan terjadi di Cina, Hongkong, dan Bangladesh. Namun, di Indonesia, ujar Prof Tjandra melalui surat elektronik, tidak ada penularan jenis baru ini pada manusia.

Foto @Source

Guna mencegah penularan H5N1 dianjurkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, menghindari kontak dengan unggas dan kotorannya, jika terpaksa berkontak segera cuci tangan pakai sabun, memasak unggas dan telur sampai matang, dan segera ke dokter jika terjadi gejala demam tinggi dan sesak.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact