Breaking

Thursday, 26 July 2018

Disaat Para Reporter Berita Tak Kuasa Menahan Tangis

Disaat Para Reporter Berita Tak Kuasa Menahan Tangis Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Setiap pembacara berita atau reporter yang sudah terjun di dunia jurnalistik profesional mereka harus selalu siap untuk memberitakan berita secara langsung kepada pemirsa dengan Lugas, Tegas, Akurat dan Cepat, kata-kata itulah yang kerap menjadi motto dan juga motivasi oleh para reporter dalam menjalankan tugas mereka.

Mulai dari berita yang membuat mereka sedih sampai dengan yang membuat mereka gembira dan mereka harus tetap membawakannya dengan profesional tidak terpengaruh dengan berita yang mereka kabarkan.

Tapi yang namanya manusia sudah tentu mempunyai batasan-batasan tersendiri, terlebih lagi mereka juga merupakan manusia yang punya hati nurani, maka tidak jarang jika ditengah pemberitaan yang disampaikan terkadang membuat mereka memperlihatkan muka sedih dan tidak jarang juga menangis saat sedang bertugas.

Berikut ini beberapa Reporter Berita yang tidak kuasa menahan tangis ketika melaporkan sebuah berita secara langsung :

Campbell Brown - CNN USA ( Evakuasi Bocah Perempuan Korban Gempa Bumi Haiti tahun 2010 )


 
Gina Silva - Good Day LA ( Desiree Macias : Penembakan pada anak usia 7 tahun )


Seorang anak perempuan berusia 7 tahun telah menjadi korban penembakan di kalifornia selatan. Bocah yang bernama Desiree Macias tersebut tertembak di kepalanya ketika duduk di bangku belakang mobil bersama ibunya dan yang mengendarai mobil tersebut adalah pacar ibunya. Ketika mobil tersebut tiba di Pom Bensin, tiba-tiba ada 3 orang pelaku yang menembak ke arah mobilnya dan peluru yang ditembakkan pun tak luput menembus kepala Desiree. Hal itu membuat sedih reporter Gina Silva ketika baru mengetahui dan melaporkan bahwa korban penembakan tersebut adalah bocah perempuan berusia 7 tahun yang tidak berdosa.

Najwa Shihab - Metro TV ( Tsunami Aceh tahun 2004 )


Masih teringat di kenangan kita bagaimana kesedihan kita semua terhadap suatu tragedi bencana alam tsunami yang pernah menimpa bangsa kita tepatnya di aceh pada tahun 2004 silam. Tentunya hal ini juga dirasakan oleh seorang Najwa Shihab sebagai reporter Metro TV yang saat itu sebagai satu-satunya reporter pertama yang terjun langsung ke lapangan untuk melaporkan keadaan disana secara langsung pasca kejadian bencana tersebut mengingat sulitnya akses yang ditempuh untuk meliput. Dan ketika ia tiba di lokasi dengan menumpang sebuah truk tua bersama rombongan Wapres Jusuf Kalla untuk menempuh ke lokasi.

Ia pun terkejut melihat Alun-Alun Banda Aceh sudah becek dan bau karena timbunan mayat manusia dan dalam perjalanannya ia pun masih bisa melihat beberapa mayat yang tergeletak disana. Tentunya hal itu membuat ia tak tahan untuk menitikkan air matanya pada saat ia memberikan laporan secara langsung kepada rekannya di studio. Tak hanya melaporkan secara visual, Najwa juga dianggap memberi kritik tajam terhadap pemerintah yang disebut lambat memberi bantuan.

Natalie Barr - Sunrise Channel 7 ( Penyanderaan oleh teroris di Kafe Lindt, Sydney )



Gloria Campos - WFAA News 8 ( UngkapanTerima Kasih Bocah Ke'onte Cook )



Lance West - KFOR ( Bencana Tornado Oklahoma tahun 2013 )


Kate Bolduan - CNN USA ( Omran Daqneesh : Bocah korban tragedi Suriah )


Graham Satchell - BBC ( Teror serangan Paris November 2015 )


Walter Cronkite - CBS ( Tragedi Pembunuhan Presiden John F Kennedy )


Anderson Cooper - CNN USA ( Teror Penembakan Klub Malam di Orlando Juni 2016 )


Halla al Safadi - Press TV ( Pembantaian Israel terhadap Anak-anak Palestina )


Itu dia gaes Reporter juga manusia yang punya rasa dan punya hati, jangan samakan dengan pisau belati ya gaes hihi....

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact