Breaking

Friday, 20 July 2018

Densus 88 Ringkus Sopir Ojek Online Diduga Teroris di Sleman

Densus 88 Ringkus Sopir Ojek Online Diduga Teroris di Sleman Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan kepada seorang pengemudi ojek online yang diduga merupakan teroris di Jalan Yogyakarta-Solo, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Rabo 18/7/2018 petang.

Kabar penangkapan pria dengan inisial nama J itu sudah dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal usai menghadiri acara Anugerah Jurnalistik Polri 2018 di Jakarta, Rabu Malam.

"Saya membenarkan jika beberapa waktu kemarin, ada upaya proses penegakan hukum kepada mereka yang disangka ikut jaringan itu di Sleman, kemudian di Jalan Yogya-Solo," ujar Iqbal

Densus 88 Antiteror Mabes Polri dilaporkan sudah berhasil menangkap J kala pelaku sedang berjualan dawet di Jalan Yogyakarta-Solo. Kemudian dilanjutkan dengan cara penggeledahan di rumah terduga di Kalasan.

Dari hasil penggeledahan itu Densus berhasil menemukan beberapa buku-buku dan juga sebilah pedang. Terduga dan juga barang bukti kemudian di bawah oleh Densus 88 Mabes Polri.

Selain J, Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga melakukan penangkapan pria dengan inisial IS di sebuah rumah makan di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Condongcatur, Sleman.

Setelah penangkapan dilakukan pada waktu pukul 17.00 WIB, Is ditangkap dan kemudian di bawa ke Polda DIY dengan barang bukti berupa alat latihan yudo/pelindung badan, dua mata tombang, dua lempengan besi, dua bumerang, dua sasaran tembak, satu sabit dan juga 1 buah mobil.

Iqbal menjelaskan jika penangkapan yang dilakukan ini berawal dari kejadian bom yang ada di Surabaya pada Mei 2018 kemarin.

"Semua yang terbukti melakukan koneksi-koneksi kepada jaringan-jaringan yang melakukan tindak pidana itu, kami akan memprosesnya secara pidana," ucap Iqbal.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact