Breaking

Saturday, 28 July 2018

Dampak Negatif Teknologi Yang Tak Terbayangkan Sebelumnya

Dampak Negatif Teknologi Yang Tak Terbayangkan Sebelumnya Terima kasih sudah mengunjungi Hanyatauaja.com, pastikan Anda membaca postingan ini sampai selesai.. jangan lupa mampir juga ke lapak kita ya lapak.hanyatauaja.com


Hanyatauaja.com - Setiap perubahan akan selalu mempengaruhi hal-hal yang ada disekitarnya, begitu juga yang dengan terus berkembangnya teknologi yang cukup berimbas dalam kehidupan. Terutama di Indonesia, banyak hal-hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika berkembangan teknologi itu sampai bisa memberikan efek yang mengerikan dalam kehidupan tanpa disadari.

Dengan pesatnya teknologi saat ini memang sudah begitu banyak memberikan dampak yang positif untuk membantu dan memudahkan masyarakat misalnya saja seperti dalam hal informasi, ilmu pengetahuan, hiburan dan juga masih ada banyak hal lainnya. Akan tetapi di sisi lain ada juga hal-hal yang membuat sebagian masyarakat saat ini justru menyesal dengan budaya masyarakat yang sudah menyalahgunakan kemajuan teknologi tersebut.

Berikut ini dampak negatif teknologi yang paling terlihat di Indonesia.

PENYEBARAN BERITA HOAX

Penyebaran Berita Hoax

7 dari 10 tahun yang lalu Masyarakat Indonesia masih damai dan juga aman dari informasi yang tidak bertanggung jawab, akan tetapi beberapa tahun belakangan ini masyarakat mulai banyak disuguhi dengan konten-konten informasi yang tidak benar atau hoax. Kasus semacam ini sudah masuk secara intensif di seluruh dunia, terutama menyangkut mengenai masalah politik. Rasanya semakin kesini semakin merajalela berita Hoax. Dan apakah nanti di tahun 2019 hal ini akan semakin terus berkembang atau bisa diantisipasi.

MEMENTINGKAN GADGET

Efek Gadget Untuk Kehidupan Manusia

"Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat" itulah kata-kata yang tepat untuk gadget, kadang dalam sebuah perkumpulan KOPDAR (Kopi Darat) antara sesama teman, justru terlihat pemandangan yang benar-benar miris, mereka lebih sibuk dengan gadget mereka masing-masing meski berada dalam tempat yang sama, tentu saja hal ini berbeda dengan jaman dulu di tahun 2007 ke bawah.

MULAI HILANG PERMAINAN TRADISIONAL

Petak Umpet

Kelereng, Lompat Tali, Egrang, Petak Umpet dan masih ada banyak yang lainnya merupakan kekayaan permainan tradisional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. pada zaman dulu, setiap jam istirahat sekolah atau usai pulang sekolah banyak anak-anak yang memainkan permainan ini. Akan tetapi di jaman sekarang ini, barangkali hal ini seperti sudah tidak ada lagi, anak-anak jaman sekarang lebih sibuk dengan gadget mereka masing-masing ketimbang bermain dengan teman-teman.

SELALU INGIN TERLIHAT

Bamsis

Jika dijaman dulu kita eksis dengan bermain layang-layang, kalau dijaman sekarang kita eksis dengan tongsis. Kala ditanya mengapa asyik memainkan tongsis, dan rata-rata mereka menjawab karena ingin terlihat eksis oleh teman-teman. Sebenarnya memang sah-sah saja seseorang berfoto selfie dan mengunggahnya di media sosial, akan tetapi juga perlu dibatasi, tidak lantas juga mempublikasikan aurat mereka. karena ada beberapa foto yang seharusnya hanya untuk koleksi pribadi saja bukan untuk koleksi orang banyak.

SUKA MENGUMBAR AIB

Mengumbar Aib Di media Sosial

Selanjutnya dampak negatif perkembangan teknologi lain yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya yaitu mengumbar Aib. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna media sosial yang menuliskan masalah pribadi mereka yang berhubungan dengan aibnya sendiri terkadang atau Aib orang lain, yang sebenarnya seharusnya ditutup rapat-rapat hal tersebut bukannya di sebar ke media sosial.

BUDAYA MENCACI

Ilustrasi

Semakin mudah mendapatkan informasi, semakin mudah pula untuk memberikan reaksi. Dimana saat ini publik begitu mudah sekali mengekspresikan bentuk kekecewaannya atau kebencian mereka kepada individu yang menuai begitu banyak skandal atau yang tidak disenangi.

Kita ambil contoh, semisal ada seorang yang entah itu artis atau seorang biasa yang melakukan hal yang tidak sesuai dengan kehendak atau pemikiran kita, maka akun orang itu akan berpotensi mendapatkan serbuan dari para netizen. Yang mana sebagian besar tujuannya adalah untuk menumpahkan kekecewaan mereka dengan sejumlah caci maki dan juga kata-kata negatif lainnya. Dan yang anehnya, hal ini justru dianggap sebagai kebebasan dalam berpendapat.

Itu dia dampak negatif teknologi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, Semoga buat sobs dan sist hanyatauaja.com yang membaca postingan ini, mulai saat ini bisa memilih dan memilah mana perilaku yang tidak sesuai dengan budaya bangsa ini. Sehingga kedepannya bisa kita miniminalisir cara dan adab yang negatif dalam bersosial media.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact