Breaking

Tuesday, 12 June 2018

Tak Mau Antri, Ibu Isi Pertamax Rp. 10 Ribu Tampar 4 Kali Petugas SPBU

Tak Mau Antri, Ibu Isi Pertamax Rp. 10 Ribu Tampar 4 Kali Petugas SPBU

Hanyatauaja.com - Ada sebuah video rekaman CCTV yang menjadi viral karena dalam video itu memperlihatkan seorang ibu yang menampar dengan keras petugas SPBU di Bekasi.

Diketahui bahwa kejadian penamparan itu terjadi di SPBU Jalan Boulevard Raya, Blok SN 6, Harapan Indah, kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada hari Selasa 3/4/2018.

Muhammad Iqbal Maulana (19), salah seorang petugas SPBU mengkisahkan awal mula kejadian pemukulan tersebut terjadi. Kala itu, Iqbal sedang bertugas seperti biasanya, ia bertugas pada mesin pengisian bahan bakar jenis Pertamax.

"Waktu itu konsumen sedang ramai sekali, antrean cukup panjang lantaran sore hari memang biasanya disini merupakan jam sibuk," ucap Iqbal

Kurang lebih sekitar pukul 17.28 WIB, sepeda motor Honda Revo yang dikendarai oleh seorang pemuda dengan baju warna kuning dengan di boncengi ibu-ibu dengan warna baju biru, menyalip masuk ke pom dan melakukan pengisian bahan bakar yang sedang dijaga oleh Iqbal.

Mobil itu masuk pada jalur pengisian bahan bakar khusus mobil, diduga kendaraan itu malas untuk melihat antrian yang cukup panjang.

"Kebetulan saya waktu itu sendiri, mereka mendadak masuk jalur mobil dan tidak mau antri di jalur motor," jelas Iqbal.

Iqbal pun mencoba untuk mengarahkan kendaraan itu supaya mau masuk jalur antrean motor seperti para konsumen lainnya.

Bukannya sadar ekhh ibu itu malah meminta Iqbal agar melayani ibu itu terlebih dahulu, karena Iqbal harus melayani konsumen yang datang lebih dulu akhirnya Iqbal pun kena maki-maki ibu tersebut dan kemudian tangan pun meluncur tepat ke muka Iqbal sebanyak 4 kali.

Berikut ini Videonya langsung cek aja gaes :


Kalau udah begini kira-kira menurut kalian siapa gaes yang salah?, Iqbal atau Ibu-ibu yang tidak mau antri itu!

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact