Breaking

Monday, 11 June 2018

Kisah The Scream, Lukisan ‘Menjerit’ Asal Eropa yang Gambarkan Kiamat Kecil di Indonesia

Kisah The Scream, Lukisan ‘Menjerit’ Asal Eropa yang Gambarkan Kiamat Kecil di Indonesia

Hanyatauaja.com 0 Ada begitu banyak cara untuk kalangan seniman dalam mengekspresikan perasaan yang sedang dialaminya. Salah satu dituangkan dalam bentuk lukisan. Salah satunya adalah Edvard Munch, seorang seniman dari Norwegia. Konon katanya, setiap karyanya itu dianggap sebagai pelopor aliran expressionist dan juga modern art, bahkan ada lukisan beliau yang terinspirasi dari letusan gunuing Karakatau di Indonesia.

Bergambar sesosok orang yang sedang tertegun dengan latar belakang lanskap yang kemerahan, sudah cukup memberikan gambar begitu mengerikannya 'kiamat kecil' yang terjadi di Indonesia di kala itu. Tidak heran, misteri lukisan dengan judul The Scream atau jeritan itu begitu menarik perhatian banyak orang.

LETUSAN GUNUNG KARAKATAU YANG NYATA ADANYA

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Pada bulan Mei tahun 1883, menjadi fase kelabu untuk masyarakat Indonesia. bagaimana tidak, Gunung Krakatau yang biasanya tenang-tenang saja mendadak meletus dan memuntahkan seluruh isinya. Tak hanya meminta 36.417 korban jiwa saja dampaknya pun juga dirasakan sampai dengan Eropa dan kawasan lainnya. Hal inilah yang kemudian membuat Edvard Munch tergerak untuk mengambil momen tersebut menjadi sebuah lukisan.

INSPIRASI YANG DATANGNYA SECARA TIDAK SENGAJA

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Kala itu, Edvard Munch sedang berjalan menikmati sore hari di Ljabrochaussen Road (kini Mosseveien Road), sebuah kota pesisir Christiania. Ia sedang asyik menikmati matahari terbenang antara tahun 1883 atau awal 1884. Kala itu, Edvard Munch melihat semburat kemerahan yang kemudian menjadi inspirasi dirinya dalam melukis. Tahun itu tepat sekali Gunung Krakatau meletus.

TEORI PROFESOR TENTANG KEBENARAN LUKISAN

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Salah seorang profesor dari Texas State University, Donald Olson mengungkap pernyatannya dalam artikel. Ia dan juga koleganya yakin jika langit yang warnanya merah itu bukan sekedar imajinasi Edvard Munch semata. Akan tetapi karena dampak letusan Gunung Krakatau yang membawa Abu Vulkanis, menjadikan langit Eropa berwarna merah pada tahun 1883 november hingga Februari 1884 itu.

LUKISAN DIBUAT DENGAN 4 VERSI BERBEDA

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Warna merah pada langit itulah yang menginspirasi Edvard Munch membuat karya seni yang begitu fenomenal. Tidak hanya itu, pelukis juga membuat empat versi gambar The Scream. Karya pertamanya disimpan oleh National Gallery, kedua dan ketiganya ada di Munch Museum dan yang versi terakhirnya (lukisan pastel, 1895) sudah dilelang pada 2012 lalu. Semuanya ada di Oslo, Norwegia kecuali untuk versi lukisan terakhir.

MISTERI NODA PUTIH DI LUKISAN

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Ada sesuatu yang janggal pada sosok yang ada pada lukisan The Scream karya Edvard Munch itu. Yaitu adanya noda putih yang masih belum terpecahkan sampai 100 tahun lamanya. Banyak yang mengira bahwa itu adalah cipratan atau kotoran burung yang jatuh. Akan tetapi usai diteliti dengan mesin "Marco X-ray fluorescence scanner", Dr Geert Van der Snickt dari University od Antwerp menemukan penyebannya. Rupanya, noda putih itu merupakan cipratan lilin yang terjatuh. Pada masa itu, seorang pelukis laizm mempergunakan lilin untuk mencegaj kerusakan pada kanvas.

DILELANG DENGAN HARGA YANG BISA BUAT NYICIL UTANG INDONESIA

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Begitu hebatnya lukisan itu dan berharganya karga The Scream milik Edvard Munch itu, karya sastra ini bahkan berhasil terjual senilai USD 120 juta atau setara dengan Rp. 1,1 triliun oleh Balai lelang Shoteby, New york pada 2012. Padahal, lukisan itu awalnya dilelang hanya dengan harga USD 80 juta. Kemudian ada persaingan ketat selama 15 menit, karya seni unik itu pun akhirnya dilepaskan dengan harga USD 120 Juta. Memecahkan rekor lukisan 'Nude, greeen leaves and bust' karta Pablo Picasso yang berharga USD 106 Juta.

Karya seni memang tidak ada batasnya dan bisa jadi karya seni anda juga berharga jutaan dollar, karya dibuat dengan jujur dan tulis maka akan memberikan sebuah hasil yang tulis dan bagus. Sama halnya dengan lukisan The Scream ini yang dibuat oleh Edvard dengan sangat jujur dari lubuk hatinya.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact