Agen Poker Terpercaya

Breaking

Saturday, 5 May 2018

Daripada Sakit Hati, Kupilih Berpisah

Daripada Sakit Hati, Kupilih Berpisah

Curhat, Hanyatauaja.com - Pernikahan kami kandas di tengah jalan, karena adanya godaan dari perempuan lain (Pelakor). Suami yang kuanggap imam yang paling sempurna, ternyata kini berpaling dan memilih menduakanku. Rasanya tak sanggup hati ini diperlakukan seperti itu. Sakit di hati yang tak bisa terganti membuatku memutuskan untuk berpisah darinya.

Ilustrasi Seorang Wanita Curhat Kepada Temannya

Awal pertemuan dengan suami ketika kami dalam bekerja dalam satu perusahaan. Sebut saja namanya adalah Viko (bukan nama sebenarnya). Dia berada di bagian keamanan, sementara aku berada di bagian keuangan. Awalnya, kami jarang melakukan komunikasi, tapi salah satu temanku sering komunikasi dengan Viko, sampai akhirnya dia mengetahui bahwa Viko menyimpan rasa untukku.

Sejak saat itu, Viko mulai mendekat dan sering berperilaku baik kepadaku. Awalnya aku hanya menganggapnya biasa. Namun lama-lama ia menunjukkan keseriusannya dengan memintaku kepada kedua orang tuaku.

Sempat ada keraguan dalam benakku, karena terkesan ini mendadak. Kami juga belum mengenal terlalu jauh, namun beberapa teman meyakinkan aku, kalau kita akan saling mengenal lebih jauh ketika hubungan itu serius atau di jenjang pernikahan.

MEMUTUSKAN MENIKAH

Aku akhirnya menerima tawarannya untuk melangkah ke pelaminan. Memutuskan untuk menikah, bagiku bukanlah suatu hal yang mudah. Restu kedua orang tua, persiapan, semuanya harus direncanakan secara matang. bagiku pernikahan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Aku mempunyai keinginan untuk menikah hanya sekali seumur hidup.

Pernikahan kami berlangsung cukup meriah, mengingat aku adalah anak pertama. Dalam tradisi di desa kami, pernikahan anak pertama harus diramaikan. Setelah kami berdua menikah, aku mengundurkan diri dari pekerjaan dan bertekad menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Setahun usia pernikahan, kami dikaruniai seorang buah hati.

Di tengah rumah tangga kami yang bahagia, cobaan itu mulai datang. Masuk perempuan lain dalam kehidupan rumah tangga kami. Perempuan itu pekerjaannya dekat dengan perusahaan tempat Viko bekerja. Viko mulai bermain mata. Bahkan ada temanku yang bilang Viko juga sempat keluar berdua dengan perempuan itu.

Aku selalu berusaha untuk percaya kepada suamiku dan mencoba untuk mendengar kejujuran dari suamiku. Ternyata apa yang aku dapat, suamiku justru marah dan membentakku agar aku tidak lagi mempercayai perkataan siapa pun tentang dirinya.

Aku mencoba percaya kepadanya, namun sikapnya sering uring-uringan dan sangat ringan tangan kepadaku. Kadang dia juga bicaranya kasar. Inilah yang membuat aku menjadi curiga. Kemudian aku mencoba mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi kepada suamiku.

DITUNJUKKAN ALLAH

Ternyata Allah memang mempunyai berbagai cara untuk menunjukkan kebenaran kepadaku. Ketika dia tertidur lelap, tiba-tiba handphonenya bunyi, tanda ada pesan yang masuk. Biasanya aku cuek dengan pesan yang masuk, entah apa yang mendorongku untuk membuka pesan itu.

Isi pesan itu ternyata dari perempuan lain, yang selama ini diceritakan oleh temanku. Ketika aku tanya, perempuan itu siapa, dengan tegas di menjawab bahwa dia itu adalah pacarnya, dan mereka sudah berhubungan cukup jauh.

Rasanya hatiku sangat hancur melihat pesan itu, tapi aku hanya bisa pasrah kepada Allah. Aku hanya berharap agar Allah bisa memberikan aku jalan terbaik. Sejak menerima pesan itu, aku menanyakan langsung kepada Viko, dia tidak terima dan malah mengancam akan menceraikan aku jika aku masih saja terus mencurigai dia berhubungan dengan perempuan lain.

Kami sampai bertengkar karena aku sudah mengetahui sendiri apa yang sudah dilakukannya selama ini. Bahkan pihak dari perempuan juga mengaku, dia akan dinikahi oleh suamiku. Melihat kenyataan ini, aku sangat tidak kuat dan memutuskan untuk berpisah.

Anak semata wayang kami akan ikut bersamaku. Meskipun kami resmi berpisah, tapi putraku masih aku perbolehkan untuk bertemu dengannya, karena bagaimana pun juga, dia tetap ayah kandungnya.

Perlahan-lahan anakku juga mengerti bahwa dia mempunyai dua ibu. Setiap kali ditanya oleh tetangganya, anakku selalu menjawab mempunyai dua ibu. Sekarang aku berpisah dengan Viko, dan Viko lebih memilih bersama dengan perempuan yang dia pilih.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact