Breaking

Thursday, 5 April 2018

Sadar Dan Tidak Mau Membayar Hutang

Sadar Dan Tidak Mau Membayar Hutang

Kisah Sahabat, Hanyatauaja.com - Entah mengapa aku begitu mudah terpengaruh teman sampai aku mau berhutang kepadanya.

Ilustrasi

Lama-lama aku mulai menghindar kalau diajak bertemu. Hari berlalu, bulan pun berganti, tapi aku selalu ingat dengan hutang itu. Hingga momentum lebaran tiba.

Segala sesuatu dipersiapkan untuk keperluan mudik. Perjalanan mudik kali ini terasa lama. Di perjalanan aku selalu berdoa semoga terhindar dari segala sesuatu yang buruk.

Pukul 19.00 WIB aku istirahat di rumah makan, karena ingin buang air aku langsung ke kamar mandi, setelah itu cari makanan. Istirahat sudah 30 menit.

Perjalanan pun dilanjutkan kembali. Sepanjang perjalanan aku tidak bisa lupa dengan hutang itu.

Pukul 11.00 WIB barulah sampai di rumah. Rasanya lega sekali bisa sampai dengan selamat. Lalu aku istirahat sebentar sambil membongkar barang bawaan.

Setelah dibongkar, ternyata ada yang kurang, yaitu uang Rp. 200 Ribu Raib! Aku langsung istighfar. Aku baru ingat waktu ke kamar mandi di Rumah makan tadi aku lupa cek isi kantong.

Dengan segera menyadari kesalahanku, aku tidak merasa sedih kehilangan uang itu. Aku ikhlas. Aku anggap uang itu untuk membayar hutang walau jumlahnya baru separuh dari jumlah hutang.

Dengan kejadian ini aku semakin yakin bahwa hutang wajib untuk dibayar, jangan sampai hutang ditagih di akhirat.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
http://lapak.hanyatauaja.com/
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact