Breaking

Tuesday, 3 April 2018

Mengapa Ada Ibu Tega Bunuh Anaknya Sendiri?

Mengapa Ada Ibu Tega Bunuh Anaknya Sendiri?

Kamu Harus Tau, Hanyatauaja.com - Kasus penganiayaan terhadap seorang bayi yang bernama Calista hingga meninggal yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri berhasil menyita perhatian publik beberapa pekan ini. Selain kasus Calista, ada banyak juga kasus mengenai ibu yang menganiaya anaknya sendiri hingga tewas. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa bisa ada sosok ibu yang tega membunuh anaknya sendiri?

Ilustrasi

Padahal seperti kita ketahui bahwa ibu merupakan figur yang sangat menyayangi anaknya dan bahkan rela berkorban demi anak mereka. Kecintaan ibu kepada buah hatinya bahkan bisa dibilang berkali-kali lipat lebih besar dari pada figur seorang ayah. Akan tetapi di sisi lain, bagaimana bisa seorang ibu bisa sampai tega membunuh anak kandungnya sendiri.

Rupanya ada beberapa alasan yang menjadi penyebab mengapa orang tua itu sampai tega menghabisi darah dagingnya sendiri. Berikut ini ulasan selengkapnya.

ALTRUISTIC FILICIDE

Altruistic filicide berarti orang tua yakin jika membunuh anak adalah kebaikan anak itu sendiri atau tidak ingin meninggalkan mereka tanpa adanya sosok ibu. Alasan ini kerap digunakan oleh orang tua mengapa mereka sampai tega membunuh anaknya sendiri. Mereka beranggapan jika membunuh anak jika hal itu demi untuk kebaikan anak itu sendiri daripada harus hidup tapi menderita adalah sebuah keputusan yang terbaik.

ANAK YANG TAK DI INGINKAN

Sebagian pasangan yang melakukan hubungan diluar nikah tentunya tidak mengharapkan mempunyai anak dalam hubungan tersebut. Jadi jika hal itu sampai terjadi maka kepanikan pun bisa timbul dan rasa cemas akan semakin membesar. Sehingga mereka berpikir untuk membunuh buah hatinya sendiri. Ditambah lagi biasanya hal itu didukung oleh sang kekasih. Mereka tega membunuh bayi yang tidak bersalah hanya untuk demi menutupi aib mereka sendiri.

KEBABLASAN ATAU TIDAK SENGAJA

Banyak kasus ibu membunuh anak mereka sendiri yang mana hal itu dikarenakan dari ketidak sengajaan. Sang ibu awalnya hanya berniat untuk memberikan hukuman saja dengan cara memberikan kekerasan, akan tetapi rupanya mereka kehilangan kendali, akhirnya secara tidak sengaja ibu pun akhirnya membunuh anaknya sendiri.

TEKANAN HIDUP

Faktor Ekonomi umumnya menjadi penyebab utama seorang ibu menjadi tega membunuh anaknya sendiri. Karena beban hidup yang dirasa sudah terlalu berat, sang ibu pun akhirnya frustasi dan kemudian melampiaskan emosinya kepada anaknya. Emosi berlebihan pun kemudian muncul sehingga sangat sulit untuk dikendalikan dan sampai akhirnya anakpun terbunuh.

Itu dia beberapa alasan yang harus kamu tau mengapa sang ibu terkadang tega membunuh anaknya sendiri?, mungkin masih ada banyak lagi penyebab-penyebab lain yang membuat orang tua tega membunuh anaknya sendiri.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
http://lapak.hanyatauaja.com/
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact