Breaking

Saturday, 24 March 2018

Komikus Jepang Buat Geram Karena Hina Presiden Bak Pengemis

Komikus Jepang Buat Geram Karena Hina Presiden Bak Pengemis

WOW, Hanyatauaja.com - Di zaman yang mengusung kebebasan berpendapat seperti sekarang ini, setiap orang memiliki hak untuk menyuarakan isi hati mereka. Hal itu juga berlaku di Indonesia. Sistem demokrasi yang dianut, membuat masyarakat di dalamnya bebas untuk menyalurkan suara mereka. Yang justru miris, banyak masyarakat yang kemudian menyuarakan suara negatif, termasuk bukan mengkritik melainkan menghina Presiden.

Karikatur Kontroversial Onan Hiroshi, Komikus dari Jepang ( Foto @Source )

Hal ini yang saat ini dialami oleh seorang komikus kontroversial dari Jepang. Buntut dari Proyek Kereta Cepat Indonesia yang saat ini masih begitu hangat untuk dibahas, Komikus bernama Onan Hiroshi itu kini harus mengalami hal pahit usai telah lancang menghina Presiden Jokowi sebagai pengemis. Nah, bagaimanakah sepak terjang Komikus bernama Onan Hiroshi ini, simak perjalananya di bawah ini.

PROYEK KERETA CEPAT INDONESIA YANG MENJADI "BIANG KEROK" AWALNYA

Maksud ingin memberikan sindiran, akan tetapi apa yang dilakukan oleh Onan Hiroshi itu justru dinilai sudah melampaui batas. Tidak tanggung Presiden Jokowi pun dihinanya pula secara halus melalui karikatur yang ia buat dengan judul Kereta Pengemis. Sontak, aksi itu langsung vital di media sosial dan banyak mendapatkan tanggapan dari netizen di Indonesia.

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Dan rupanya sakit hatilah yang menjadi latar belakang terbuatnya karikatur kontroversial ini. Dulu, Insinyur Jepang diundang Indonesia untuk melakukan peninjauan proyek tersebut. Semua data sudah didapat, Pemerintah Indonesia justru mengalihkan proyek itu ke Tiongkok dengan alasan harga proyek yang bisa dibilang jauh lebih murah daripada yang ditawarkan oleh Jepang.

KERETA PENGEMIS YANG KONTROVERSIAL

Melalui gambar itu, Onan Hiroshi seolah-olah ingin memberitahukan mengenai tingkah laku Pemerintah Indonesia yang dianggapnya sudah tidak menghargai jerih payah yang dilakukan pihak Jepang. Pada karikatur yang dibuat, Onan Hiroishi seolah menggambarkan sikap Pemerintah Indonesia yang dianggap tidak berterima kasih usai mendapatkan bantuan secara cuma-cuma.

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Proyek itu sebelumnya ditinjau dan juga diteliti oleh Insinyur dari Jepang dengan biaya sendiri. Harapannya, Indonesia mau untuk bekerjasama untuk proyek tersebut. Akan tetapi, Indonesia justru menyerahkan data itu kepada proyek kereta cepat Tiongkok. Usai mengetahui proyeknya tidak selesai sesuai dengan harapan, Indonesia kembali meminta Pemerintah Jepang untuk mengambil alih proyek itu. Hal inilah yang digambarkan oleh Onan Hiroishi yang mana menggambarkan seolah-olah Bapak Presiden Jokowi merupakan seorang 'pengemis'.

HIROISHI TIDAK HANYA MENGKRITIK PEDAS PAK JOKOWI

Selain kasus kereta cepat yang dianggap sudah melecehkan Indonesia, Komikus kontroversial itu juga mempunyai hoby menyindir tingkat akut. Pada gambar karikaturnya yang lain, Onan Hiroshi bahkan membandingkan kelakuan polisi Thailand dengan Indonesia dalam hal menangani kasus Waria.

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Dalam gambar itu digambarkan Waria Thailand tergolong mempunyai kebebasan dari berekspresi tanpa harus takut dengan hukuman. Akan tetapi berbeda di Indonesia. Polisi Indonesia di Aceh lah yang menjadi sasaran perbandingan ini, malah memberikan hukuman dan juga pembinaan supaya para waria itu kembali pada kodratnya sebagai seorang laki-laki.

MENUTUP AKUN, MENGAKU SALAH DAN MEMINTA MAAF

Tidak heran jika karikatur Hiroshi itu selalu menjadi kontroversi dan juga menuai banyak tanggapan, banyak yang geram dan tidak suka dengan karikatur kritik yang dibuat oleh Hiroshi maka dari itu karena banyak pelaporan yang diterima, akhirnya Hiroshi pun menutup akun dan mengakui kesalahannya sambil meminta maaf kepada pihak-pihak yang telah disunggungnya.

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Usai mendapatkan tentang keras, Komikus dari Jepang itu kini tinggal di bangkok, Thailand. Tidak hanya menutup satu akun sosial media, bahkan seluruh akun sosial media Hiroshi ditutup seperti Instagram, Twitter, Facebook dll. Yang membuat Hiroshi akhirnya menutup semua akun dan mengakui kesalahannya adalah salah satunya karena adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

Dalam menyampaikan pendapat dan juga kritik yang diarahkan kepada Pemerintah, harus diupayakan terlebih dahulu memberikan masukan yang positif dengan kata-kata yang membangun. Sebaliknya hindari kata-kata yang mencela dan juga merendahkan harga diri orang lain. Jika dilanggar, bukan tidak mungkin jika akan datang ancaman hukuman kepada yang melakukannya.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
http://lapak.hanyatauaja.com/
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact