Breaking

Thursday, 8 February 2018

Penyebab Mimpi Buruk

Penyebab Mimpi Buruk

Kesehatan, Hanyatauaja.com - Mimpi buruk bukan hanya mengganggu tidur, akan tetapi juga membuat cemas. Anda mungkin pernah terbangun di tengah malam karena mimpi ular di ranjang, atau mimpi dikepung api. Keesokannya, Anda mungkin bertanya-tanya, apa makna mimpi tersebut atau apa firasat di baliknya.

Ilustrasi Seorang Yang Sedang BerMimpi Buruk ( Foto @Source )

Dalam spektrum mimpi, mimpi ujian gagal atau tidak berbusana di tempat kerja masih lebih ringan dibanding mimpi buruk - nightmares yang membuat pemimpi terbangun di tengah tidur.

Mimpi seperti ini terjadi selama akhir rapid eye movement (REM) di tengah malam, dan karena mendadak terbangun, kita biasanya ingat secara jelas semua rasa takut, cemas dan horor.

Kendati umum terjadi pada anak-anak, nightmare bisa terjadi pada siapa saja. Penyebabnya antara lain :

STRES DAN SANGAT CEMAS (ANSIETAS) 

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Stres dan ansietas sering sebagai akibat peristiwa atau kejadian traumatis, kadang bisa menjadi penyebab mimpi buruk atau nightmare. Menurut International Association for the Study of Dreams (IASD), operasi besar atau penyakit, sedih karena kehilangan seseorang yang dicintai, dan menderita atau menyaksikan serangan atau kecelakaan besar, dapat memicu mimpi buruk dan nightmare.

Post-traumatic stress disorder (PTSD) juga umum menyebabkan nightmare yang berulang.

Tidak semua nightmare dipicu kejadian traumatis. Stres sehari-hari seperti kehilangan pekerjaan atau keresahan finansial, atau perubahan besar dalam hidup seperti pindah atau cerai, juga bisa menyebabkan nightmare.

MAKANAN PEDAS

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Kapan dan apa yang kita makan dapat berefek pada tidur malam, termasuk kecenderungan pada mimpi buruk. Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam International Journal of Psychophysiology menyuruh sekelompok pria sehat makan makanan pedas sebelum tidur selama beberapa malam dan membandingkan kualitas tidur mereka pada malam mereka tidak makan makanan pedas.

Di malam mereka makan makanan pedas, subyek banyak terbangun dan kualitas tidur buruk. Penjelasannya: makan pedas meningkatkan temperatur tubuh dan karena itu mengganggu tidur. Mungkin ini juga menjadi penyebab mengapa sebagian orang melaporkan mimpi buruk ketika mereka makan terlalu dekat waktu tidur.

Kendati pun hanya sedikit studi yang dilakukan, makan mendekati waktu tidur meningkatkan metabolisme dan aktivitas otak dan dapat menyebabkan mimpi buruk atau nightmare.

MAKANAN BERLEMAK

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Kendati pun belum disimpulkan, sebagian riset mengindikasikan, semakin banyak konsumsi makanan tinggi lemak di siang hari, semakin besar kemungkinan kualitas tidur menderita. Sebuah studi kecil yang diterbitkan tahun 2007 lalu dalam Psychological Reports menemukan, mimpi orang-orang yang konsumsi makanan organik dalam jumlah banyak beda dengan yang makan junk foods. Periset menduga, makanan tertentu berefek negatif pada mimpi.

ALKOHOL

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Kendati pun alkohol adalah depressant yang bisa membantu tertidur dalam waktu singkat, begitu efeknya habis, dapat membuat terbangun cepat. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan tidur buruk dan nightmare. Mimpi buruk atau nightmare juga sering terjadi pada orang-orang yang sedang mencoba berhenti minum alkohol.

OBAT

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Sebagian obat, termasuk antidepressant, barbiturates, dan narkotik, dapat menyebabkan nightmare sebagai efek samping. Sebagai contoh, sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Psychopharmacology menemukan, penggunaan ketamine menyebabkan lebih banyak mimpi yang tidak menyenangkan dan meningkatkan insiden mimpi buruk.

Begitu juga semua orang yang bepergian ke negara di mana malaria sedang endemik, mungkin minum Lariam dan mimpi buruk yang terkait dengan obat ini. Nightmare biasanya berhenti begitu obat ini sudah tak ada di dalam sistem tubuh.

PENYAKIT

Sumber Gambar ( Foto @Source )

Penyakit yang terdiri dari demam, seperti flu, sering dapat memicu nightmare. Penyakit tidur lainnya, termasuk apnea dan narcolepsy, juga bisa meningkatkan insiden mimpi buruk dan nightmare.

Kendati pun mimpi buruk dan nightmare dianggap sebagai respons normal dalam menghadapi situasi atau kejadian sehari-hari, IASD menganjurkan konsultasi dengan terapis jika intensitas meningkat dan makin parah. Tapi mencoba eliminasi faktor-faktor di atas adalah awal baik untuk mempermanis mimpi dan mengusir hantu malam tersebut.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
http://lapak.hanyatauaja.com/
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact