http://www.tipsgratisbola.com/campaign/

Akibat Tidak Mensyukuri Makanan

Friday, 2 February 2018
Advertisement
Kisah Sahabat, Hanyatauaja.com - Peristiwa ini terjadi bulan April tahun 2005 lalu. Aku seorang ibu rumah tangga (33 tahun) dan suami berusia 35 tahun. Aku mempunyai dua orang putra (8 tahun dan 11 tahun).

Ilustrasi ( Foto @Source )

Aku mempunyai pribadi yang sangat buruk yaitu judesa, cerewet dan suka ngomongin orang. Aku mempunyai seorang tetangga yang ngontrak dekat rumahku. Tetanggaku itu baik dan dia mengerti sifatku. Tapi memang dasarnya aku judes, jadi aku selalu menilai dia itu pelit.

Suatu hari dia pindah ngontrak agar jauh dari rumahku. Dia mengadakan syukuran pindah rumah. Suamiku diundang menghadiri syukurannya. Sudah tradisi di tempatku kalau syukuran pulangnya itu pasti bawa besek makanan.

Ketika suamiku pulang, ia membawa besek ditambah lagi dengan kue-kue. Katanya titipan dari tetanggaku untukku. Kubuka besek-nya dan kulihat tak ada telur dalam besek itu. Mulutku yang judes langsung saja nyerocos. "Dasar orang pelit! Besek saja nggak pakai telur, mie dan kentang juga cuma satu sendok, mana pisangnya kecil lagi." mulutku ngoceh terus sambil makan besek itu.

Suamiku berkata : "Sudahlah, Bu! Jangan ngomong terus, mungkin dia punya cuma segitu, seharusnya ibu bersyukur dapat rezeki, bukannya ngomel" Anakku ynag pertama juga ikut ngomong, "Iya nih, ibu sih ngomongin orang terus."

Tapi aku tidak mengindahkan ucapan suami dan anakku. Aku terus saja ngoceh. Sampai akhirnya aku makan kue talam. Begitu ku makan, terasa ada yang aneh di mulutku seperti ada yang menusuk-nusuk. Kucoba untuk menelan kue itu namun terasa sakit sekali.

Kuminta suamiku untuk memeriksa mulutku. Ternyata sebuah steples (penjepit bungkus) tersangkut di dekat tenggorokanku. Aku menangis kesakitan. Akhirnya dengan susah payah suamiku berhasil mengeluarkan steples yang menancap itu.

Rupanya Allah marah padaku yang tidak mau bersykur atas rezeki dan nik'mat dari-Nya. 

Aku menyesali semuanya dan sekarang aku bersyukur karena ternyata Allah masih menyayangi manusia kotor seperti aku dengan cara menegurku melalui peristiwa itu.

Kisah diatas dikirim dari sobs hanyatauaja.com dari Banten, buat sobs yang mau berkirim-kirim kisah-kisah menarik, motivasi, dan lucunya silahkan bisa kirimkan melalui email kami hanyatauaja@yahoo.com dengan subject "KISAH SAHABAT" kita akan segera mempublish kisah kalian disini.