http://www.tipsgratisbola.com/campaign/

Akibat Menyakiti Hati Orang Yang Lemah

Monday, 5 February 2018
Advertisement
Kisah Sahabat, Hanyatauaja.com - Pengalaman ini terjadi ketika saya masih duduk di bangku kelas 6 SD. Saat itu saya bersama teman, sebut saja Andi, hendak pergi ke toko buku untuk membeli peralatan pramuka. Setelah selesai membeli, kami pulang menuju ke rumah.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Tiba-tiba di tengah jalan, kami berdua melihat uang di pinggir jalan, di dekat kami melangkah, tanpa basa-basi, kami langsung mengambilnya.

Setelah sampai di rumah, kami langsung menghitungnya. Ternyata ada uang sebanyak Rp. 70.000,- kami langsung membagi berdua, saya Rp. 35.000,- dan teman saya Andi Rp. 35.000,-.

Tidak lama berselang, datang seorang pengemis menghampiri kami untuk meminta shadaqah. Saya sempat bilang tidak punya uang, bahkan Andi langsung nyeletuk, kalau mau uang berusaha, jangan hanya minta-minta, dasar pengemis.

Malamnya, kami pergi ke Mal sambil menikmati uang tersebut untuk makan, minum dan main game. Keesokan harinya, saya kehilangan uang sebesar Rp. 35.000,- yang akan digunakan untuk membayar SPP 2 bulan. 

Anehnya lagi, musibah yang saya alami itu sama persis dengan apa yang dialami oleh Andi. Setelah kejadian itu, kami langsung merenungi musibah yang kami alami, tanpa panjang lebar kami langsung menyadari bahwa uang yang kami temukan di pinggir jalan adalah bukan hak kami, melainkan hak seorang pengemis yang meminta shadaqah kepada kami.

Semoga kejadian yang saya alami dapat dijadikan pelajaran bagi kita semua, supaya kita memperbanyak shadaqah dan tidak menyakiti hati orang yang hendak memintanya.

Kisah diatas adalah kiriman dari Sobs Hanyatauaja.com dari Bandung, buat sobs yang mau berkirim-kirim kisah silahkan kirim melalui email kami hanyatauaja@yahoo.com dengan subject "KISAH SAHABAT" kita akan segera mempublish kisah yang Anda kirimkan.