Breaking

Friday, 5 January 2018

Cerita Adam Osborne Saat Menemukan Laptop

Cerita Adam Osborne Saat Menemukan Laptop

#Penemu, Hanyatauaja.com - Notebook atau yang lebih lazim disebut laptop alias komputer jinjing, menjadi simbol revolusi bagi sejarah komputer. Laptop menawarkan kelebihan yang tidak dimiliki komputer konvensional. Selain lebih praktis dan dapat dibawa ke mana-mana, laptop juga lebih bersifat pribadi ketimbang komputer rumah atau komputer kantor.

Adam Osborne Si Jenius Penemu Laptop ( Foto @Source )

Jika komputer rumahan harus selalu tersambung dengan arus listrik, laptop bisa dihidupkan dengan sumber energi berupa baterai yang bisa diisi ulang dayanya. Selain itu, komponen yang ada di dalam laptop pun sama persis dengan komponen komputer pada umumnya, hanya ukurannya lebih diperkecil, lebih ringan dan lebih hemat daya. 

Orang jenius yang berjasa besar telah menemukan laptop adalah Adam Osborne kendati gagasan serupa juga telah terbesit sebelumnya. Alan Kay yang bekerja di Xerox Palo Alto Research Center, pernah merancang perangkat komputer yang praktis dan bisa dibawa ke manapun.

Akan tetapi, Kay tidak pernah menciptakan komputer mini yang ada di dalam bayangannya itu. Adam Osborne-lah yang kemudian mewujudkan apa yang menjadi impian Kay.

Meskipun sebenarnya ia berdarah Inggris Adam Osborne ternyata lahir di kawasan Asia Tenggara, tepatnya di Thailand, pada 6 Maret 1939. Osborne dibawa pulang ke negara asalnya pada tahun 19550, di usia 11 tahun. Osborne pun menempuh masa studi di Inggris hingga pada 1961 menggondol gelar sarjana muda di bidang teknik kimia dari Universitas Birmingham sebagai sarjana muda di bidang teknik kimia. Selanjutnya, Osborne menuju ke Amerika Serikat untuk meneruskan pendidikannya di Universitas Delaware dan akhirnya memperoleh titel Ph. D pada bidang teknik kimia.

Sempat bergabung dengan Sheel Oil, salah satu perusahaan mapan di Amerika Serikat, Osborne memutuskan untuk mandiri dengan bekerja sebagai seorang penulis. Tema yang sering ditulisnya adalah tentang perkembangan teknologi, khususnya komputer. Dari hasil proses kreatif selama kerja-kerja penulisan inilah Osborne mulai berpikiran sama dengan apa yang pernah dibayangkan oleh Alan Kay, yakni ide mengenai komputer yang praktis, bisa dibawa ke mana-mana dan digunakan kapan saja. Gagasan Osborne ini memang belum bisa diwujudkan oleh produsen komputer mana pun.

Adam Osborne Penemu Laptop ( Foto @Source )

Osborne pun mulai merancang sendiri bayangan komputer portable ada dibenaknya itu. Ia menginginkan desain komputer yang menarik, praktis, namun tetap kuat. Osborne bertemu dengan Lee Felsentein, seorang ahli sekaligus perakit komputer, yang saat itu sedang berkutat dengan desain papan sirkuit untuk teknologi prosesor komputer.

Pertemuan yang terjadi pada suatu hari di bulan Maret 1980 itu membuahkan kerjasama di antara keduanya. Osborne pun mengajukan rancangan komputer praktisnya dan segera ditindaklanjuti oleh Felsestein dengan membuat desain komputer portabel.

Komputer yang didesain oleh Felsestein itu hanya mempunyai bobot sebera 24 pound, bahkan bisa diletakkan di bawah tempat duduk pesawat terbang. Selain itu, komputer portabel yang kelak menjadi cikal-bakal laptop itu memuat display 52 kolom dalam layar 5 inci dan dilengkapi dengan tabung pelindung serta 2 disk driver sebagai penampung data. Selain itu, Felsenstein menyimpan informasi satu layar penuh dalam memori dan memberi sejumlah panel yang berfungsi untuk menggulung layar memori yang muncul di monitor.

Setelah gagasan komputer praktisnya berhasil diwujudkan, Osborne segera bergerak cepat dengan memperkenalkan produk revolusioner itu kepada pihak-pihak yang berkompeten di dunia komputer. Akhirnya, pada April 1981, komputer portabel yang praktis dan andal, yang tercipta berkat buah pikir Osborne, resmi diluncurkan dengan nama Osborne 1, dengan berat sekitar 12 kg. Selain itu, Osborne juga mendirikan perusahaan komputer yang diberi label Osborne Computer Coporation (OCC). Lewat OCC, Osborne memasarkan Osborne I dan menuai sukses yang cukup besar. Rata-rata setiap bulan, Osborne dapat menjual komputer portabelnya sebanyak 10.000 unit.

Inovasi di ranah komputer yang dilakukan oleh Osborne tak pelak memantik persaingan. Perusahaan-perusahaan komputer pun berlomba-lomba mengeluarkan produk komputer portabelnya. Tantangan paling berat datang dari Apple Inc dan IBM. Apple meluncurkan komputer portabel model Apple Lic, sedangkan IBM mengandalkan IBM PC Convertible sebagai ujung tombak penjualannya.

Akibat terhimpit oleh perusahaan-perusahaan raksasa itu, OCC pun terengah-engah dan akhirnya gulung tikar. Adam Osborne sendiri wafat pada 25 Maret 2002 di Kodiakanal, India Selatan, karena penyakit yang menyerang otak.

Hanyatauaja.com I Membaca Agar Lebih Tau
http://lapak.hanyatauaja.com/
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact